Senin, 07 Juli 2014

HUMAN RELATION ( hubungan manusia )

NAMA : YUPENSIA ROSALIA
NIM : 2013210119
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS : ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK


                          HUBUNGAN MANUSIA  ( human relation )

PENDAHULUAN :
 Menurut Wursanto ( 1987) human relation adalah : Istilah hubungan kemanusiaan sering disebut juga hubungan antra manusia. Kata istilah tersebut terjemahan dari kata human relation.hubngan antara manusia, memandang amnesia dalam bentuk  wujudnya saja atau secara lahirnya saja, sebaliknya dalam hubungna kemanusiaan yakni memandang manusia bukan saja dari wujudnya saja, tetapi dari segi sifatnya, wataknya, sikapnya, tingkahlakunya, kepribadiannya, dan berbagai aspek kejiwaan lainya yang ada pada diri manusia. Dengan demikian titik berat pada hubungan kemanusiaan yaitu dari segi manusianya.

ISI :
Dalam hubungan antar manusia memiliki factor- factor  yaitu :
F Imitasi /mudah terpengaruh
F Sugesti /menerima cara pandang orang lain tanpa dikritik dahulu
F Identifikasi
F Simpati
Menurut Effendy (1993), human relation yaitu :
a.         Dalam arti luas, human relation adalah komonikasi persuasive yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain secara tatap muka dlam segala situasi dan dalam semua bidang kehidupan sehingga menimbulkan kebahagian dan kepuasan hati kedua belah pihak.
b.         Dalam arti sempit, human relation adalah komonikasi persuasive yang dilakukan oleh seseoramng kepada orang lain dlam situasi kerja ( work siti\uation) dan dalam organisasi kekaryaan (work organization) dengan tujuan untuk menggugah kegairahan dan kegiatan bekerja  dengan semangat bekerja sama yang produktif dengan perasaan bahagia dan puas hati.


Kesimpulan :
 human relation merupakan  terjemahan kata hubungan kemanusiaan yang bersifat rohaniah dengan memperhatikan aspek-aspek kejiwaan yang ada didiri manusia misalnya: watak, sikap, tingkahlaku, peramai, dan lain-lain aspek kejiwaan yang terdapat dalam diri manusia, dalam arti luas human relation merupakan komunikasi yang dilakukan dimana  saja, baik di rumah, di jalan, di pasar dan dalam berbagai kesempatan, sedangkan dalam arti sempit, komunikasi yang dilakukan dalam situasi formal. Dengan demikian, dalam human relation, aspek komunikasi harmonis sangat di perlukan agar human relation yang berlangsung betul-betul memiliki dampak yang bersifat positif terdapat kelancaran kerja karyawan.